Blogger Templates

Thursday, 19 January 2012

jangan salahkan mantannya pacarmu

disuatu siang seorang sahabat saya menangis karena mantan pacarnya yang masih disayang tiba-tiba memiliki pasangan baru. padahal hubungan mereka sudah cukup lama. dan dengan alasan laki-laki pada umumnya lah akhirnya hubungan mereka berakhir.
kurang dari sebulan mungkin yaa lelaki itu sudah punya kekasih baru, dan bisa liat reaksi sahabat saya sewktu itu, dan dia bertekad mendapatkan kembali lelakinya karena silelaki masih memberi harapan kepada sahabat saya, ah rumit sekali cinta itu
dalam hal ini sahabat saya bisa dibilang mantan yang usil bukan?

dihari berikutnya sahabat saya yang lain juga menangis padahal dia baru saja mendapat lelaki idamannya, mungkin berjalan dua bulan , dan mereka sudah sering ribut karena mantannya si pacar katanya nakal masih suka deket-deket.

mereka nanya pendapat saya, putaaar otaaak...
kalo saya menjelekan si mantan yang nakal itu berarti saya menjelekkan sahabat saya yang satu dong yaa
well, mereka memang gak saling kenal dan lelaki yang diperebutkan juga berbeda
jadi dari kisah itu bisa saya ambil bahwa yang perlu disalahkan adalah pihak LELAKI nya
mmm bukan pihak lelaki juga maksud saya pihak kedua atau pasangan kita
kenapa? yaa karena setiap wanita atau orang berhak mencintai siapa saja kan?
bahkan salah satu temen saya lebih tertaruk kepada laki-laki yang sudah punya pasangan, 'sakit' memang dia hahaha
katanya sih lebih menarik gituu

oke kembali lagi, jadi yang perlu diperhatikan dari kedua kisah berbeda teman saya adalah si laki-laki masih memberi harapan kepada mantannya
saya gak bisa seenaknya menyalahkan si perempuan karena mereka berhak mencintai
coba kalo lelaki lebih tegas kepada mantannya pasti mantannya akan menjauh kan,
kalo enggak si lelaki lebih tegas mau memilih yang mana, jadi dua wanita yang sebenarnya tidak pernah saling kenal gak perlu bermusuhan
tapi ya kalo wanitanya masih juga nempel, baru itu wajib diberantas. hahahah

No comments:

Post a Comment